Read more: http://ageboy.blogspot.com/2011/12/cara-membuat-warna-background-bergerak.html#ixzz1guGIA5fy

Senin, 02 Mei 2011

Prestasi (Keberhasilan)

Keberhasilan adalah dambaan dan impian setiap orang, baik anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua. Kata keberhasilan identik dengan kata prestasi. Keberhasilan ini tentunya tidak pada ruang lingkup yang sempit, tidak selalu posisi teratas atau number one, melainkan melalui proses pengenalan diri sehingga mengetahui serta menyadari kelebihan dan kelemahan. Setelah itu memanfaatkan kelebihan yang masih terpendam yang berupa potensi menjadi perilaku yang aktual. Hal ini merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan kekuatan internal yang luar biasa dan tidak semua orang bisa melakukannya. Orang-orang terkenal, yang berprestasi pada bidangnya ternyata tidak semuanya berpendidikan tinggi. Melainkan melalui proses pengenalan diri yang baik dan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki. Albert Einstein, ternyata tidak mengenyam pendidikan. Namun berhasil menemukan apa itu quantum.

Setiap manusia apapun profesinya tentu akan mempunyai keinginan untuk berprestasi. Oleh karena dengan berprestasi seseorang akan dapat menilai apakah dirinya sudah berhasil mencapai tujuan hidupnya atau tidak, juga untuk membawa nama baik bangsa dan negara jika memang bisa. Pengertian prestasi yaitu hasil yang telah dicapai, dilakukan, diperoleh atau dikerjakan. Prestasi tiap orang tidak akan sama, ada yang berprestasi dalam hal :

melukis
berolahraga
irama musik
cepat menghitung
puisi
pemimpin
menyesuaikan diri
tampil menawan

Manakah yang paling bagus prestasinya? Tidak mungkin terjawab, karena masing-masing peristiwa menampilkan “tokoh” yang memiliki kecerdasan dalam bentuk yang berbeda-beda. Prestasi antara orang satu dengan lainnya tentu tidak akan sama, dan seseorang tidak akan mungkin menjadi orang yang sama persis dengan orang yang dikagumi prestasinya. Mengapa demikian ?

Pada hakikatnya manusia adalah individu ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki potensi diri yang berbeda satu dengan yang lainnya, sehingga prestasi diri setiap orang tentu tidak akan sama. Itu sebabnya para ahli berpendapat bahwa setiap siswa adalah individu yang unik (berbeda satu dengan lainnya).

Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik maka setiap orang berusaha berprestasi demi keunggulan bangsa Indonesia tercinta. Tentu sangat membanggakan jika kita dapat berprestasi seperti orang-orang berprestasi yang telah melakukannya, antara lain Taufik Hidayat, Susi Susanti, Ikhsan Juara Indonesia Idol 2006, Usman Hasan Saputra, Hermawan Kertajaya, atau Ir Ciputra, serta masih banyak lagi yang dapat dilihat dan disaksikan sendiri. Semuanya berprestasi sesuai bidangnya masing-masing. Ada yang olah raga, seni, budaya, maupun ilmu pengetahuan serta enterpreneur (wiraswasta). Mengapa mereka dapat berprestasi di bidangnya, dan mengapa kita tidak atau belum mampu berprestasi seperti mereka ?

Coba kamu perhatikan beberapa pengertian prestasi berikut :

Prestasi adalah perolehan atau hasil yang telah dicapai dari suatu usaha, yang didasarkan pada nilai atau ukuran tertentu.
Prestasi adalah hasil yang dicapai oleh seseorang setelah melakukan usaha dan/ atau pekerjaan.
Prestasi adalah hasil yang diperoleh seseorang dari satu periode ke periode lainnya yang menunjukkan adanya perubahan ke arah kemajuan.
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, prestasi berarti hasil yang telah dicapai dari apa yang telah dilakukan, dikerjakan dan sebagainya.

Berdasarkan berbagai pengertian tersebut di atas, prestasi dapat dipahami sebagai hasil dari suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan. Oleh karena itu Prestasi Diri berarti hasil usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau pribadi. Seseorang yang melakukan kegiatan dan menghasilkan sesuatu dikatakan berprestasi. Jika hasil itu didapat dari usaha bersama maka dinamakan prestasi kelompok atau prestasi bersama. Dapat pula dikatakan bahwa seseorang dianggap berprestasi, jika dia telah meraih sesuatu dari apa yang telah diusahakannya, baik melalui belajar, bekerja, berolahraga dan sebagainya. Prestasi tersebut merupakan wujud optimalisasi pengembangan potensi diri. Sudah tentu prestasi dapat diraih setelah seseorang mengerahkan daya dan upaya, baik mencakup kemampuan intelektual, emosional, spiritual dan ketahanan diri dalam berbagai bidang kehidupan.

Macam – macam Prestasi Diri

Prestasi merupakan hasil sebuah usaha yang tidak selamanya identik dengan hasil baik. Misalnya seorang siswa yang mengikuti ujian dan mendapatkan nilai lima, bisa dikatakan memperoleh prestasi buruk atau rendah. Sebuah tim sepakbola yang lebih sering kalah ketimbang menang adalah tim sepak bola yang berprestasi buruk, dan lain-lain. Jadi prestasi dapat berupa hasil yang baik maupun buruk.

Namun pada umumnya kita mengasosiasikan prestasi sebagai hasil baik. Ketika kita mengatakan seseorang berprestasi maka yang kita maksudkan adalah orang tersebut memperoleh hasil atau prestasi yang baik.

Dari penjelasan tersebut, prestasi baiklah yang kita bahas selanjutnya. Sehingga prestasi meliputi berbagai macam bidang antara lain :

Prestasi belajar, yaitu hasil yang didapat dari usaha belajar,
Prestasi kerja, yaitu hasil yang didapat dari bekerja
Prestasi di bidang seni
Prestasi di bidang olah raga
Prestasi di bidang lingkungan hidup
Prestasi di bidang Iptek, dan lain-lain

Pada dasarnya setiap orang memiliki keinginan untuk berprestasi atau memperoleh prestasi. Keinginan mendapatkan prestasi merupakan kebutuhan semua orang. Ciri-ciri orang yang memiliki motivasi atau keinginan berprestasi antara lain :

berorientasi pada masa depan atau cita-citanya
berorientasi pada keberhasilan
berani mengambil resiko
memiliki rasa tanggung jawab
menerima dan menggunakan kritik sebagai umpan balik
kreatif serta mampu mengelola waktu dengan baik

Prestasi seseorang sangat dipengaruhi oleh dua macam faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri orang itu sendiri dan faktor yang berasal dari luar dirinya.

Faktor dari dalam diri, diantaranya bakat atau potensi, kepandaian atau intelektualitas, minat, kebiasaan, motivasi, pengalaman, kesehatan danemosi.
Faktor dari luar, misalnya keluarga, sekolah, masyarakat, sarana prasarana, fasilitas, gizi dan tempat tinggal.

Kedua jenis faktor tersebut mendukung satu sama lain. Prestasi biasanya akan muncul jika kedua macam faktor di atas terpenuhi secara baik.

Orang yang berprestasi adalah orang yang dianggap sukses dalam bidang tertentu, karena pada kenyataannya ia memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Konsep diri yang melekat pada orang yang berprestasi adalah konsep diri positif yang mampu menangkap, mengolah dan memberdayakan diri secara rasional dan proporsional serta efektif dan efisien.

Arti Pentingnya Prestasi

Orang yang berprestasi adalah orang yang mendapatkan keberhasilan atas usahanya. Prestasi bukanlah sesuatu yang datang tanpa usaha keras. Jika kita menyimak kisah-kisah perjalanan hidup orang-orang yang berprestasi, kita akan mendapati bahwa mereka bekerja keras untuk mencapai prestasi tersebut. Prestasi seorang siswa diwujudkan dalam perolehan nilai hasil belajar yang baik atau kelulusan dengan nilai yang baik. Para atlet dunia telah mulai mengenal olah ragadan berlatih sejak usia belasan atau bahkan sejak masuk sekolah dasar. Demikian juga ilmuwan-ilmuwan besar merupakan orang-orang yang tekun belajar dan bereksperimen. Diantara ribuan kali eksperimen mungkin ada berkali-kali kegagalan yang tidak membuat mereka putus asa. Kerja keras dan jiwa besar semacam itulah yang akhirnya berbuah prestasi di masa datang.

Orang yang berprestasi meyakini bahwa hasil yang diperoleh sesuai harapan dan keinginannya. Orang yang mendapatkan hasil sesuai harapan berarti memperoleh keberhasilan atau kesuksesan. Semua orang pasti menginginkan harapan, cita-cita dan keinginannya tercapai. Sehingga memperoleh prestasi sesungguhnya merupakan dambaan setiap siswa. Berprestasi tidak hanya akan mengharumkan nama kita tapi juga nama keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu prestasi mempunyai arti yang sangat penting, antara lain :

Prestasi dapat menjadi indikator ( penanda ) kuantitas dan kualitas yang dicapai dari suatu kegiatan.
Prestasi dapat menjadi pengalaman berharga dan bahan informasi untuk masa depan,
Prestasi dapat menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
Prestasi dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kepandaian dan kemampuan seseorang atau sebuah kelompok.

Banyak orang yang menghubungkan prestasi dengan berbagai penghargaan. Namun sesungguhnya penghargaan hanya merupakan simbol pengakuan masyarakat terhadap suatu prestasi. Penghargaan semacam ini bentuknya bermacam-macam, seperti piagam, piala, medali, uang dan lain-lain. Yang paling bermakna bagi seseorang yang berprestasi sebenarnya adalah pengakuan itu sendiri. Yaitu bahwa kerja keras yang dilakukannya selama ini dan hasil yang telah dicapai melalui upaya tersebut ternyata memperoleh pengakuan dari masyarakat.

Keterbukaan dah Keadilan

Pengertian Keterbukaan

Adanya keterbukaan tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan perkembangan teknologi dan komunikasi sulit bahkan tidak mungkin untuk menepis dan mengendalikan setiap informasi yang masuk. Dengan demikian, era keterbukaan secara tidak langsung akan mengakibatkan mengecilnya ruang dan waktu. Negara dituntut untuk lebih aktif dalam rangka menyaring dan mengendalikan setiap informasi yang masuk.

Keterbukaan adalah keadaan yang memungkinkan ketersediaan informasi yang dapat diberikan dan didapat oleh masyarakat luas. Keterbukan merupakan kondisi yang memungkinkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan bernegara.

Di samping itu, keterbukaan juga akan mengakibatkan batas-batas teritorial suatu negara menjadi kabur. Kecanggihan teknologi dan informasi membuat batas-batas teritorial suatu negara menjadi tidak berarti. Seseorang akan dengan mudah memberikan dan menerima informasi sesuai dengan keinginannya. Pada akhirnya keterbukaan akan mengakibatkan hilangnya diferensiasi (perbedaan) sosial.

Akan tetapi, keterbukaan akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan di suatu negara. Di lihat dari aspek sosial budaya, keterbukaan akan memberikan ruang gerak bagi masuknya budaya-budaya barat yang sama sekali berbeda dengan budaya masyarakat Indonesia. Dilihat dari aspek ideologi, keterbukaan akan memberikan ruang bagi tumbuh dan berkembangnya ideologi-ideologi dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian suatu bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, munculnya era keterbukaan akan membawa dampak yang sangat buruk apabila kita tidak dapat mempersiapkan diri.

Pengertian Keadilan

Keadilan pada hakikatnya adalah memperlakukan seseorang atau pihak lain sesuai dengan haknya. Yang menjadi hak setiap orang adalah diakuai dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, yang sama derajatnya, yang sama hak dan kewajibannya, tanpa membedakan suku, keurunan, dan agamanya. Hakikat keadilan dalam Pancasila, UUD 1945, dan GBHN, kata adil terdapat pada:

1. Pancasila yaitu sila kedua dan kelima

2. Pembukaan UUD 1945 yaitu alinea II dan IV

3. GBHN 1999-2004 tentang visi

Keadilan berasal dari kata adil. Menurut W.J.S. Poerwodarminto kata adil berarti tidak berat sebelah, sepatutnya tidak sewenang-wenang dan tidak memihak.

Pembagian keadilan menurut Aristoteles:

A) Keadilan Komutatif adalah perlakuan terhadap seseorang yang tidak melihat jasa-jasa yang dilakukannya.

B) Keadilan Distributif adalah perlakuan terhadap seseorang sesuai dengan jasa-jasa yang telah dibuatnya.

C) Keadialn Kodrat Alam adalah memberi sesuatusesuai dengan yang diberikan orang lain kepada kita.

D) Keadilan Konvensional adalah seseorang yang telah menaati segala peraturang perundang-undangan yang telah diwajibkan.

E) Keadilan Menurut Teori Perbaikan adalah seseorang yang telah berusaha memulihkan nama baik orang lain yang telah tercemar

MASYARAKAT MULTIKULTURAL

Tuhan menciptakan manusia beraneka ragam bentuk fisik, warna kulit, bahasa dan budayanya. jika perbedaan itu disikapi dengan positif ketika berdampingan sebagai masyarakat multikultural akan bermanfaat sekali karena tiap kelompok masyarakat memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada yang memiliki keramahan, ketegasan ,jiwa dagang, dan kelebihan lain yang jika dikolaborasikan akan bermanfaat untuk menciptakan kesejahteraan semua kelompok masyarakat.
pada dasarnya, masyarakat akan selalu hidup dalam multikultural meskipun tinggal di daerah asalnya sejak dilahirkan sampai sekarang karena budaya selalu berubah-ubah mengikuti perkembangan zaman.
sementara masyarakat memiliki pebedaan dalam menyikapi prkembangan, ada yang langsung menerima, menunggu sampai kebanyakan orang mengikuti perkembangan, atau justru menolak sama sekali. Perbedaan sikap ini akan berpengaruh terhadap kebudayaan masing-masing kel;ompok masyarakat.

Ciri-ciri Masyarakat Kultural

para sosiolog menjelaskan ciri-ciri masyarakat kultural denganm mengidentifikasi sebab dan memprediksikan akibatnya betrdasarkan kebiasaan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. adapun ciri-ciri masyarakat kultural yaitu:

1. Primordial, meskipun kelihatannya masyarakat bersatu didaerahnya masing-masing dan berinteraksi, tapi lingkungan pergaulan yang lebih akrab akan lebih sering dengan orangb-orang yang berasal dari daerah yang sama karena memiliki ikatan batin/kaitan emosional, memiliki banyak kesamaan dan lebih mudah berkomunikasi.

2. Mempunyai pemimpin tradisional, lembaga resmi dan formal seringkali mengalami kesulitan ketika mengatur masyarakat multikultural karena terdapat lembaga non sturktur yang mengatur masyarakat, jadi ada semacam pemimpin tradisional yang justru lebih ditaati dan dihormati karena faktor kedekatan.

3. Sulit mendapatkan kesepakatan, untuk mengatur masyarakat secara umum diperlukan aturan yang disetujui oleh berbagai pihak demi menciptakan rasa memiliki dan keuntungan bersama, sayangnya karena masyarakat multikultural berbedaan persepsi, pengalaman, dan pengetahuan, kesepakatan itu menjadi sulit didapatkan.

4. Rawan konflik, masih berkaitan dengan kesulitan mendapatkan kesepakatan, tak jarang pula perbedaan persepsi tadi bisa menciptakan konflik karena kesalahpahaman atau hal sepele seperti bahasa dan nada suara. setelah terjadi konflik, bukan hal yang mudah untuk menyatukan kembali kedua pihak yang telah beerseteru.

5. Dominasi politik salah satu kelompok masyarakat, ketika terdapat kelompok masyarakat yang mendominasi, secara psikologiis terdapat keinginan untuk memaksakan kebijakan politik demi keuntungan kelompoknya. Dengan kata lain, praktek politik menjadi tidak demokratis lagi sebab tidak ada kelompok lain yang berani menempatkan diri sebagai pemberi saran dan pengkritik kebijakan politik.

Faktor Multikultural

Multikultural atau beraneka budaya tentu tidak terjadi dengan sendirinya (taken for granted) tapi ada penyebabnya yang mengakibatkan masyarakat seperti dipisah-pisahkan oleh kebuidayaan yang unik.
faktor yang dimaksud adalah :

1. letak geografis, geografis mempunyai pengaruh besar dalam pembentukan kebudayaan, misalnya masyarakat yang tinggal di pegunungan cenderung ramah sementara masyarakat yang tinggal di pantai cenderung keras.
2. kondisi iklim, bukan saja geografis yang mempengaruhi kebudayaan suatu masyarakat, iklim pun mempunyai pengaruh yang sama, iklim pegunungan ynag sejuk mempengaruhi masyarkat menjadi ramah. sementara iklim dipantai ynag panas menyengat bisa mempengaruhi kontrol emosi.
3. budaya asing, globalisasi mempunyai peranan yang cukup banyak dalam merubah kebudayaan masyarakat manapun meskipun tidak mutlak apalagi kebudayaan luar negri begitu mudahnnya diakses karena kemajuan teknologi informasi. kebudayaan asing akan dipraktekan oleh sebagian masyarakat meskipun sering terdapat benturan dengan kebudayaan lokal.

sumber : anneahira.com

Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Tanpa disadari era globalisasi saat ini membawa dampak negatif dan positif terhadap perkembangan suatu bangsa. Era globalisasi dapat membuat pekerjaan dan tujuan dapat terselesaikan dengan cepat dan dengan waktu yang singkat….
Dilain pihak era globalisasi dapat mengkhawatirkan kehidupan bangsa dengan adanya pengaruh asing terhadap kehidupan suatu bangsa dapat membuat kenyamanan dan keamanan karena era globalisasi dapat menjadi duri dalam daging yang bisa membuat kehancuran terhadap suatu bagsa apabila tidak dimanage dengan baik…
Contohnya saja penggunaan teknologi Internet yang sudah sangat digandrungi oleh semua usia mulai dari anak usia dini hingga yang berusia dewasa dan agak lebih dewasa lagi….
Penggunaan Internet yang tidak dapat dikendalikan lagi fungsinya dapat membuat penyalahgunaan dan persepsi yang berbeda-beda banyak yang bilang internet sebagai tempat prostitusi, penipuan, perjudian dan tindakan criminal lainnya yang melangggar hukum.
Tetapi, untuk sebagian orang internet merupakan salah satu sumber penghasilan yang dapat mendatangkan profit yang dapat memberikan nafkah kepada keluarga,…yaitu dengan berbisnis secara on-line, selain itu internet juga merupakan tempat silahturahmi antar kerabat, teman maupun keluarga melalui jejaring social yang sekarang sangat “famous” yaitu facebook, twitter,e-mail dan lain-lain..
Tetapi, dengan adanya dunia tanpa batas itu (internet) dapat membuat kita melupakan nilai-nilai luhur bangsa. Karena melalui internet kita dapat menerima kebudayaan dari laur dan mengadopsinya secara keseluruhan sehingga, mulailah bergeser nilai-nilai jati diri bangsa Indonesia yang beradat Timur mulai ke barat-baratan. Selain itu, saluran internet ini sangat mudah untuk mendapatkan informasi dan apapun yang kita inginkan sehingga, hal terkecilpun dapat kita ketahui.. sehingga bagi orang jahat yang ingin mempunyai itikad kurang baik dapat menggunkan saluran ini untuk mendapatkan informasi.
Hal-hal negative diatas pada dasarnya dapat kita hindari kita sebagai mahasiswa dituntut agar dapat menanamkan sikap rasa cinta tanah air yaitu menanggapi perkebangan teknologi dengan sikap yang positif dan memiliharanya dengan memberikan situs-situs dan informasi yang sewajarnya… sebagai penerus bangsa yang dituntut berfikir secara rasional dan mempunyai jiwa intelektual mahasiswa secara tidak langsung dijadikan panutan oleh masyarakat mulai dari cara berfikir hingga sikap yang dianutnya… sehingga menuntut mahasiswa agar dapat memberikan saran atau aspirasi melalui sarana yang lebih “halus” dan tidak merugikan masyarakat secara luas… agar tercipta rasa aman dan nyaman…
Indonesia sebagai negara yang religious harus tetap berpegang teguh terhadap TUHAN YANG MAHA ESA, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup agar tidak mudah tergoyahkan oleh pengaruh-pengaruh asing dan mudah mengalami perepecahan…. Kalau bukan kita yang mulai menanamkan sikap itu maka, perpecahan akan sangat rentan dan akan sering terjadi karena kita tidak mempunyai fondasi yang kuat untuk menjadi jati diri bangsa karena jati diri bangsa tercipta dari keseluruhan jati diri masyarakatnya…
Apabila masyarakatnya tidak mempunyai jati diri yang kuat maka bangsa itu akan mudah mengalami serangan-serangan masalah social dan rentan akan perpecahan, oleh sebab itu kita harus bersinergi agar tercapai persatuan dan kesatuan bangsa menuju bangsa yang lebih baik agar tercipta rasa aman dan nyaman dalam masyarakat..

Referensi
http://yulichulai.wordpress.com/2010/05/26/persatuan-dan-kesatuan-bangsa/

Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika : Agama dan Masyarakat

Sebagai negara majemuk, Indonesia dituntut untuk maju secara konsisten dalam mengembangkan bangsanya. meskipun demikian, kemajemukan yang seyogyanya berfungsi sebagai landasan kekayaan dan pengembangan bangsa dan kerap menjadi batu sandungan dengan banyaknya konflik. Konflik antarsuku hingga konflik agama dan masyarakat.Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim yang menjadi mayoritasnya, Indonesia diharapkan menjadi contoh bagi bangsa lain dalam hal kerukunan antar umat beragama. Dengan masuknya agama dan kepercayaan Kong Hu Chu sebagai agama yang telah disahkan oleh negara, keimanan anatar umat semakin diuji.
Hal ini dibuktikan dengan dituntutnya warga masyarakat Indonesia untuk saling toleransi antarumat beragama. Baik toleransi tentang keagamaannya hingga perayaan hari raya keagamaan. Masyarakat Indonesia yang masih menyimpan mental kedaerahan, dikhawatirkan membangun mental tersebut dalam kehidupan keberagamaan.Dengan demikian, bukan tidak mungkin akan memicu terjadi konflik antarumat beragama dengan saling mencemooh dan menjelek-jelekan agam lain serta menggangap agamanyalah yang paling benar, seperti yang sempat terjadi beberapa bulan silam hingga terjadi pertumpahan darah.


Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal ika memiliki arti 'berbeda-beda tetapi tetap satu jua' merupakan semboyan yang luhur. Semboyan ini pula yang diucapkan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dalam pidatonya di Universitas Indonesia bebrapa waktu silam. Ia pun mengamini bahwa semboyan tersebut memiliki makna yang dalam serta memiliki tujuan yang luhur, yaitu mempersatukan kemajemukan bangsa.Tidak sekedar semboyan belaka, Bhineka tunggal Ika sebaiknya menjadi semangat pemersatu bangsa karena keberagaman tiada artinya jika tidak memiliki satu tekad dan tujuan yang sama.Maka dari itu, semangat keberagaman yang satu inilah yang patut ditanam dan ditumbuhkembangkan secara berkesinambungan dan bersama-sama agar dapat meredam, bahkan menghilangkan konflik keberagaman yang sering kali terjadi di Indonesia.Semboyan yang mampu mempersatukan keberagaman agama dan masyarakat dari Sabang sampai Marauke agar bangsa ini tidak lagi berjalan pincang dengan selalu berkonflik didalam neegrinya sendiri sehingga tidak mampu bersaing ke pentas Internasional.Mari kita bersama-sama eratkan genggaman tangan. Satukan visi, misi dan hati. Mengenyahkan segala perbedaan yanga ada agar kita semakin tangguh dan menjadi barometer dunia internasional. Tidak lagi menjadi bangsa yang tingkat ketiga

sumber : anneahira.com

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.
Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Isi Sumpah Pemuda
• Sumpah Pemuda versi orisinal:
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

• Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Kongres Pemuda Indonesia Kedua
Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan
Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
Pada rapat penutup, di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.
Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia Raya” karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola saja tanpa syair, atas saran Sugondo kepada Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.
Peserta
Para peserta Kongres Pemuda II ini berasal dari berbagai wakil organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll. Di antara mereka hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie namun sampai saat ini tidak diketahui latar belakang organisasi yang mengutus mereka. Sementara Kwee Thiam Hiong hadir sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Diprakarsai oleh AR Baswedan pemuda keturunan arab di Indonesia mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah Pemuda Keturunan Arab.

Referensi
http://lookingtheearth.wordpress.com/2010/11/05/sumpah-pemuda-indonesian-ver/

Kamis, 14 April 2011

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Soft skill) part 3

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Soft skill) part 3

Coba anda jelaskan apa yang dimaksud dengan :

1. Aspek alamiah ketahanan nasional yang meliputi :
2.Aspek sosial atau kemasyarakatan adalah
3. Menurut anda bagaimana peranan ideologi Pancasila dalam perkembangan Bangsa Indonesia saat ini?

Jawab :

1. Aspek Ketahanan Nasional yang meliputi :

a.Posisi dan lokasi geografi Negara

Indonesia sebagai Negara kepulauan yg memiliki ribuan pulau yang sebagian besar merupakan pulau2 terluar dan wilayah yang berbatasan langsung dgn Negara lain,hal ini memungkinkan bisa mengancam pertahanan bila pengawasan sangat minim

b. Keadaan dan kekayaan alam

Indonesia merupakan Negara agraris dan kaya akan sumber daya alam yang berpotensi Negara lain ingin menguasai kekayaan alam yang ada di Indonesia karena pemerintah tidak mampu sepenuhnya mengelola dan menjaga SDA

c. Keadaan dan kemampuan penduduk

Di dunia Indonesia tercatat sebagai Negara yang mempunyai tingkat pertumbuhan penduduknya tinggi, tetapi tidak diimbangi dengan pengelolaan SDM yang baik, sehingga menyebabkan sebagian besar kualitas SDM di Indonesia rendah dibanding Negara lain

2. Aspek sosial/kemasyarakatan adalah :


a.Ideologi

Ideologi yang dianut oleh Indonesia adalah ideologi pancasila, yang tatanannya diambil dari nilai-nilai budaya yang sudah mengkristalisasi sejak zaman nenek moyang

b. Politik

Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai dengan hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional. Serta mengembangkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi. Yang bisa memperkuat komitmen politik terhadap lembaga pemerintahan untuk meningkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.

c. Sosial

Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.

d. Budaya

Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.



e. Pertahanan dan Keamanan
Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.

3. Menurut anda bagaimana peranan ideologi Pancasila dalam
perkembangan Bangsa Indonesia saat ini?

Perananan ideologi pancasila untuk bangsa Indonesia sangat penting dikarenakan ideologi pancasila dapat dijadikan tolak ukur untuk pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Negara agar subjektif dan tidak menyimpang dari UUD 1945.
# Read more: http://monozcore.blogspot.com/2011/08/blog-widget-burung-terbang-twitter.html#ixzz1guJH8VmZ