Read more: http://ageboy.blogspot.com/2011/12/cara-membuat-warna-background-bergerak.html#ixzz1guGIA5fy

Senin, 02 Mei 2011

MASYARAKAT MULTIKULTURAL

Tuhan menciptakan manusia beraneka ragam bentuk fisik, warna kulit, bahasa dan budayanya. jika perbedaan itu disikapi dengan positif ketika berdampingan sebagai masyarakat multikultural akan bermanfaat sekali karena tiap kelompok masyarakat memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada yang memiliki keramahan, ketegasan ,jiwa dagang, dan kelebihan lain yang jika dikolaborasikan akan bermanfaat untuk menciptakan kesejahteraan semua kelompok masyarakat.
pada dasarnya, masyarakat akan selalu hidup dalam multikultural meskipun tinggal di daerah asalnya sejak dilahirkan sampai sekarang karena budaya selalu berubah-ubah mengikuti perkembangan zaman.
sementara masyarakat memiliki pebedaan dalam menyikapi prkembangan, ada yang langsung menerima, menunggu sampai kebanyakan orang mengikuti perkembangan, atau justru menolak sama sekali. Perbedaan sikap ini akan berpengaruh terhadap kebudayaan masing-masing kel;ompok masyarakat.

Ciri-ciri Masyarakat Kultural

para sosiolog menjelaskan ciri-ciri masyarakat kultural denganm mengidentifikasi sebab dan memprediksikan akibatnya betrdasarkan kebiasaan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. adapun ciri-ciri masyarakat kultural yaitu:

1. Primordial, meskipun kelihatannya masyarakat bersatu didaerahnya masing-masing dan berinteraksi, tapi lingkungan pergaulan yang lebih akrab akan lebih sering dengan orangb-orang yang berasal dari daerah yang sama karena memiliki ikatan batin/kaitan emosional, memiliki banyak kesamaan dan lebih mudah berkomunikasi.

2. Mempunyai pemimpin tradisional, lembaga resmi dan formal seringkali mengalami kesulitan ketika mengatur masyarakat multikultural karena terdapat lembaga non sturktur yang mengatur masyarakat, jadi ada semacam pemimpin tradisional yang justru lebih ditaati dan dihormati karena faktor kedekatan.

3. Sulit mendapatkan kesepakatan, untuk mengatur masyarakat secara umum diperlukan aturan yang disetujui oleh berbagai pihak demi menciptakan rasa memiliki dan keuntungan bersama, sayangnya karena masyarakat multikultural berbedaan persepsi, pengalaman, dan pengetahuan, kesepakatan itu menjadi sulit didapatkan.

4. Rawan konflik, masih berkaitan dengan kesulitan mendapatkan kesepakatan, tak jarang pula perbedaan persepsi tadi bisa menciptakan konflik karena kesalahpahaman atau hal sepele seperti bahasa dan nada suara. setelah terjadi konflik, bukan hal yang mudah untuk menyatukan kembali kedua pihak yang telah beerseteru.

5. Dominasi politik salah satu kelompok masyarakat, ketika terdapat kelompok masyarakat yang mendominasi, secara psikologiis terdapat keinginan untuk memaksakan kebijakan politik demi keuntungan kelompoknya. Dengan kata lain, praktek politik menjadi tidak demokratis lagi sebab tidak ada kelompok lain yang berani menempatkan diri sebagai pemberi saran dan pengkritik kebijakan politik.

Faktor Multikultural

Multikultural atau beraneka budaya tentu tidak terjadi dengan sendirinya (taken for granted) tapi ada penyebabnya yang mengakibatkan masyarakat seperti dipisah-pisahkan oleh kebuidayaan yang unik.
faktor yang dimaksud adalah :

1. letak geografis, geografis mempunyai pengaruh besar dalam pembentukan kebudayaan, misalnya masyarakat yang tinggal di pegunungan cenderung ramah sementara masyarakat yang tinggal di pantai cenderung keras.
2. kondisi iklim, bukan saja geografis yang mempengaruhi kebudayaan suatu masyarakat, iklim pun mempunyai pengaruh yang sama, iklim pegunungan ynag sejuk mempengaruhi masyarkat menjadi ramah. sementara iklim dipantai ynag panas menyengat bisa mempengaruhi kontrol emosi.
3. budaya asing, globalisasi mempunyai peranan yang cukup banyak dalam merubah kebudayaan masyarakat manapun meskipun tidak mutlak apalagi kebudayaan luar negri begitu mudahnnya diakses karena kemajuan teknologi informasi. kebudayaan asing akan dipraktekan oleh sebagian masyarakat meskipun sering terdapat benturan dengan kebudayaan lokal.

sumber : anneahira.com

Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Tanpa disadari era globalisasi saat ini membawa dampak negatif dan positif terhadap perkembangan suatu bangsa. Era globalisasi dapat membuat pekerjaan dan tujuan dapat terselesaikan dengan cepat dan dengan waktu yang singkat….
Dilain pihak era globalisasi dapat mengkhawatirkan kehidupan bangsa dengan adanya pengaruh asing terhadap kehidupan suatu bangsa dapat membuat kenyamanan dan keamanan karena era globalisasi dapat menjadi duri dalam daging yang bisa membuat kehancuran terhadap suatu bagsa apabila tidak dimanage dengan baik…
Contohnya saja penggunaan teknologi Internet yang sudah sangat digandrungi oleh semua usia mulai dari anak usia dini hingga yang berusia dewasa dan agak lebih dewasa lagi….
Penggunaan Internet yang tidak dapat dikendalikan lagi fungsinya dapat membuat penyalahgunaan dan persepsi yang berbeda-beda banyak yang bilang internet sebagai tempat prostitusi, penipuan, perjudian dan tindakan criminal lainnya yang melangggar hukum.
Tetapi, untuk sebagian orang internet merupakan salah satu sumber penghasilan yang dapat mendatangkan profit yang dapat memberikan nafkah kepada keluarga,…yaitu dengan berbisnis secara on-line, selain itu internet juga merupakan tempat silahturahmi antar kerabat, teman maupun keluarga melalui jejaring social yang sekarang sangat “famous” yaitu facebook, twitter,e-mail dan lain-lain..
Tetapi, dengan adanya dunia tanpa batas itu (internet) dapat membuat kita melupakan nilai-nilai luhur bangsa. Karena melalui internet kita dapat menerima kebudayaan dari laur dan mengadopsinya secara keseluruhan sehingga, mulailah bergeser nilai-nilai jati diri bangsa Indonesia yang beradat Timur mulai ke barat-baratan. Selain itu, saluran internet ini sangat mudah untuk mendapatkan informasi dan apapun yang kita inginkan sehingga, hal terkecilpun dapat kita ketahui.. sehingga bagi orang jahat yang ingin mempunyai itikad kurang baik dapat menggunkan saluran ini untuk mendapatkan informasi.
Hal-hal negative diatas pada dasarnya dapat kita hindari kita sebagai mahasiswa dituntut agar dapat menanamkan sikap rasa cinta tanah air yaitu menanggapi perkebangan teknologi dengan sikap yang positif dan memiliharanya dengan memberikan situs-situs dan informasi yang sewajarnya… sebagai penerus bangsa yang dituntut berfikir secara rasional dan mempunyai jiwa intelektual mahasiswa secara tidak langsung dijadikan panutan oleh masyarakat mulai dari cara berfikir hingga sikap yang dianutnya… sehingga menuntut mahasiswa agar dapat memberikan saran atau aspirasi melalui sarana yang lebih “halus” dan tidak merugikan masyarakat secara luas… agar tercipta rasa aman dan nyaman…
Indonesia sebagai negara yang religious harus tetap berpegang teguh terhadap TUHAN YANG MAHA ESA, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup agar tidak mudah tergoyahkan oleh pengaruh-pengaruh asing dan mudah mengalami perepecahan…. Kalau bukan kita yang mulai menanamkan sikap itu maka, perpecahan akan sangat rentan dan akan sering terjadi karena kita tidak mempunyai fondasi yang kuat untuk menjadi jati diri bangsa karena jati diri bangsa tercipta dari keseluruhan jati diri masyarakatnya…
Apabila masyarakatnya tidak mempunyai jati diri yang kuat maka bangsa itu akan mudah mengalami serangan-serangan masalah social dan rentan akan perpecahan, oleh sebab itu kita harus bersinergi agar tercapai persatuan dan kesatuan bangsa menuju bangsa yang lebih baik agar tercipta rasa aman dan nyaman dalam masyarakat..

Referensi
http://yulichulai.wordpress.com/2010/05/26/persatuan-dan-kesatuan-bangsa/

Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika : Agama dan Masyarakat

Sebagai negara majemuk, Indonesia dituntut untuk maju secara konsisten dalam mengembangkan bangsanya. meskipun demikian, kemajemukan yang seyogyanya berfungsi sebagai landasan kekayaan dan pengembangan bangsa dan kerap menjadi batu sandungan dengan banyaknya konflik. Konflik antarsuku hingga konflik agama dan masyarakat.Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim yang menjadi mayoritasnya, Indonesia diharapkan menjadi contoh bagi bangsa lain dalam hal kerukunan antar umat beragama. Dengan masuknya agama dan kepercayaan Kong Hu Chu sebagai agama yang telah disahkan oleh negara, keimanan anatar umat semakin diuji.
Hal ini dibuktikan dengan dituntutnya warga masyarakat Indonesia untuk saling toleransi antarumat beragama. Baik toleransi tentang keagamaannya hingga perayaan hari raya keagamaan. Masyarakat Indonesia yang masih menyimpan mental kedaerahan, dikhawatirkan membangun mental tersebut dalam kehidupan keberagamaan.Dengan demikian, bukan tidak mungkin akan memicu terjadi konflik antarumat beragama dengan saling mencemooh dan menjelek-jelekan agam lain serta menggangap agamanyalah yang paling benar, seperti yang sempat terjadi beberapa bulan silam hingga terjadi pertumpahan darah.


Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal ika memiliki arti 'berbeda-beda tetapi tetap satu jua' merupakan semboyan yang luhur. Semboyan ini pula yang diucapkan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dalam pidatonya di Universitas Indonesia bebrapa waktu silam. Ia pun mengamini bahwa semboyan tersebut memiliki makna yang dalam serta memiliki tujuan yang luhur, yaitu mempersatukan kemajemukan bangsa.Tidak sekedar semboyan belaka, Bhineka tunggal Ika sebaiknya menjadi semangat pemersatu bangsa karena keberagaman tiada artinya jika tidak memiliki satu tekad dan tujuan yang sama.Maka dari itu, semangat keberagaman yang satu inilah yang patut ditanam dan ditumbuhkembangkan secara berkesinambungan dan bersama-sama agar dapat meredam, bahkan menghilangkan konflik keberagaman yang sering kali terjadi di Indonesia.Semboyan yang mampu mempersatukan keberagaman agama dan masyarakat dari Sabang sampai Marauke agar bangsa ini tidak lagi berjalan pincang dengan selalu berkonflik didalam neegrinya sendiri sehingga tidak mampu bersaing ke pentas Internasional.Mari kita bersama-sama eratkan genggaman tangan. Satukan visi, misi dan hati. Mengenyahkan segala perbedaan yanga ada agar kita semakin tangguh dan menjadi barometer dunia internasional. Tidak lagi menjadi bangsa yang tingkat ketiga

sumber : anneahira.com

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.
Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Isi Sumpah Pemuda
• Sumpah Pemuda versi orisinal:
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

• Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Kongres Pemuda Indonesia Kedua
Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan
Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
Pada rapat penutup, di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.
Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia Raya” karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola saja tanpa syair, atas saran Sugondo kepada Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.
Peserta
Para peserta Kongres Pemuda II ini berasal dari berbagai wakil organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll. Di antara mereka hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie namun sampai saat ini tidak diketahui latar belakang organisasi yang mengutus mereka. Sementara Kwee Thiam Hiong hadir sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Diprakarsai oleh AR Baswedan pemuda keturunan arab di Indonesia mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah Pemuda Keturunan Arab.

Referensi
http://lookingtheearth.wordpress.com/2010/11/05/sumpah-pemuda-indonesian-ver/

Kamis, 14 April 2011

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Soft skill) part 3

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Soft skill) part 3

Coba anda jelaskan apa yang dimaksud dengan :

1. Aspek alamiah ketahanan nasional yang meliputi :
2.Aspek sosial atau kemasyarakatan adalah
3. Menurut anda bagaimana peranan ideologi Pancasila dalam perkembangan Bangsa Indonesia saat ini?

Jawab :

1. Aspek Ketahanan Nasional yang meliputi :

a.Posisi dan lokasi geografi Negara

Indonesia sebagai Negara kepulauan yg memiliki ribuan pulau yang sebagian besar merupakan pulau2 terluar dan wilayah yang berbatasan langsung dgn Negara lain,hal ini memungkinkan bisa mengancam pertahanan bila pengawasan sangat minim

b. Keadaan dan kekayaan alam

Indonesia merupakan Negara agraris dan kaya akan sumber daya alam yang berpotensi Negara lain ingin menguasai kekayaan alam yang ada di Indonesia karena pemerintah tidak mampu sepenuhnya mengelola dan menjaga SDA

c. Keadaan dan kemampuan penduduk

Di dunia Indonesia tercatat sebagai Negara yang mempunyai tingkat pertumbuhan penduduknya tinggi, tetapi tidak diimbangi dengan pengelolaan SDM yang baik, sehingga menyebabkan sebagian besar kualitas SDM di Indonesia rendah dibanding Negara lain

2. Aspek sosial/kemasyarakatan adalah :


a.Ideologi

Ideologi yang dianut oleh Indonesia adalah ideologi pancasila, yang tatanannya diambil dari nilai-nilai budaya yang sudah mengkristalisasi sejak zaman nenek moyang

b. Politik

Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai dengan hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional. Serta mengembangkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi. Yang bisa memperkuat komitmen politik terhadap lembaga pemerintahan untuk meningkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.

c. Sosial

Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.

d. Budaya

Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.



e. Pertahanan dan Keamanan
Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.

3. Menurut anda bagaimana peranan ideologi Pancasila dalam
perkembangan Bangsa Indonesia saat ini?

Perananan ideologi pancasila untuk bangsa Indonesia sangat penting dikarenakan ideologi pancasila dapat dijadikan tolak ukur untuk pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Negara agar subjektif dan tidak menyimpang dari UUD 1945.

Jumat, 25 Maret 2011

Pancasila untuk kemerdekaan seutuhnya

Pancasila untuk kemerdekaan seutuhnya

Para pemuda membawa lari bung karno dan bung hatta ke Rengasdengklok,kedua tokoh tersebut awalnya tidak mengerti untuk apa mereka dibawa. Namun setelah menerima penjelasan mereka berdua baru mengerti apa keiginan para pemuda saat itu, yakni memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun usaha pemuda untuk mendesak bung karno dan bung hatta memproklamasikan kemerdekaan di Rengasdengklok tidak terlaksana. Karena bung karno dan bung hatta ingin memproklamasikan kemerdekaan di Jakarta.

Apa yang dikerjakan pemuda pada saat itu disebabkan adanya kekosongan penguasa/penjajah di Indonesia sebab pada saat itu Jepang mengalami kondisi meliter yang buruk. Karena 2(dua) daerah utama di Jepang telah dibom oleh sekutu yakni Hirosima dan Nagasaki. Sementara Belanda ingin kembali menjajah Indonesia. Melihat kondisi tersebutlah para pemuda mengambil tindakan agar proklamasi segera didegungkan disela-sela peralihan.

Sejarah 16 agustus 1945 yang lebih dikenal dengan peristiwa Rengasdengklok telah tenggelam ditelan oleh monster-monster yang penuh dengan perayaan serimonial tanpa mengerti makna bahkan sejarah tersebut. Semua rakyat menikmati perayaan peringatan proklamasi mulai dari simiskin hingga si kaya. Mulai dari lomba makan kerupuk hingga bentuk kemeriahan yang mewah. Disatu sisi itu membuktikan bahwa bangsa Indonesia masih ingat hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia meski banyak melupakan rentetan kejadian sebelum proklamasi tersebut. Mulai dari pidato-pidato founding father's tentang dasar negara kita hingga peristiwa satu hari sebelum proklamasi.

Saat ini setelah merdeka, Indonesia dengan bentuk wajah yang selalu berubah-ubah sesuai dengan orde yang berkuasa tidak pernah berada dalam kondisi stabil. Seperti air laut yang setiap kalinya bergoyang hingga membentuk ombak yang menghempas dipinggir pantai begitulah Indonesia sejak proklamasi. Air laut yang setiap kalinya bergoyang ibarat masa pemerintahan sebuah orde yang selalu mendapat sikutan-sikutan dari kelompok-kelompok yang tidak pro,kemudian terjadi ombak dan pecah terhempas dipinggir pantai merupakan bentuk-bentuk gerakan yang menyebabkan terganggunya stabilitas hingga perubahan pimpinan pemerintah.

Kemerdekaan adalah jembatan emas menuju Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera, begitu bung karno mengatakannya sewaktu Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia dengan syarat menunggu seluruh rakyat Indonesia sejahtera. Diujung jembatan tersebutlah Indonesia sejahtera,sementara diujung yang satunya Indonesia belum merdeka dan kemerdekaan adalah jembatan menuju cita-cita. Hanya Bung Karnolah yang paham betul dengan jembatan tersebut sebab dia yang membangun jembatan itu.

Kemerdekaan yang seutuhnya.
Merdeka berarti bebas dari penjajahan,merdeka untuk hal tersebut sudah didapatkan oleh Indonesia. Namun justru saat ini rakyat Indonesia sedang berjuang keras melawan penjajah oleh bangsa sendiri. Banyaknya para pemangku kekuasaan yang melakukan penyelewengan uang negara merupakan satu bentuk penjajahan atas bangsa sendiri. Sebab seharusnya uang negara diperuntukkan bagi kepentingan umum berubah fungsinya menjadi kepentinan pribadi.

Perihal itulah yang menyebabkan kobaran semangat perjuangan yang diteriakkan melalui kata "Merdeka" semakin pudar. Masyarakat semakin enggan menyebutkan "Merdeka". Karena apa yang dirasakan saat ini justru jauh dari apa yang disebut merdeka. Apalagi untuk merdeka seutuhnya. Meskipun demikian semua proses untuk terus menemukan merdeka seutuhnya tidaklah sampai disini.

Hal ini dapat dilihat dari proses pencarian bentuk di Indonesia, sejak reformasi hingga kini Indonesia sibuk mengais-gais bentuk sistem yang akan dipergunakan guna mengemudikan kendali pemerintahan di Indonesia. Kesibukan mencari bentuk sistem tersebut disebabkan atas ketidakpahaman sejarah. Padahal kita ketahui ada dua sistem yang sangat besar di dunia yakni kapitalisme dan sosialisme yang kedua-duanya banyak dipergunakan negara-negara besar. Negara kita tanpa harus mengunakan kedua topeng tersebut, disebabkan muka Indonesia tidak perlu mengunakan salah satu topeng itu. Karena Indonesia memiliki wajah ideologi yang gagah perkasa yakni Pancasila. Ideologi yang mampu menyatukan pluralisme. Pancasila hanya ada di Indonesia. Pancasila lahir dari bumi Indonesia yang dibidani oleh bung karno(1 Juni 1945) merupakan betuk yang mampu membawa Indonesia menuju cita-cita merdeka yang seutuhnya. Hanya dengan memahami dan menjalankan pemerintahan yang Pancasilais-lah Indonesia akan sejahtera.

Referensi :
http://andijosua.blogspot.com/2010/08/pancasila-untuk-kemerdekaan-seutuhnya.html
http://www.google.co.id/search?sclient=psy&hl=id&site=webhp&q=blog+pancasila&btnG=Penelusuran+Google&aq=f&aqi=&aql=&oq=&pbx=1&cad=cbv

Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)

pengertian pendidikan kewarganegaraan dan tujuan pendidikan kewarganegaraan
diambil dari undang undang
BAB II :
Pasal 3
Hakikat pendidikan kewarganegaraan adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara, demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara.
Pasal 4
Tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.
BAB III :
Pasal 5
Penyelenggaraan pendidikan kewarganegaraan dilakukan secara nasional oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, Lembaga Masyarakat, dan Swasta.
Pasal 6
1. Pemerintah menetapkan kebijakan umum yang meliputi penyusunan standar isi, standar kompetensi, standar proses dan kewenangan penyelenggaraan pendidikan kewarganegaraan.
2. Kebijakan umum sebagaimana dimaksud ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Presiden.
Pasal 7
1. Standar isi pendidikan kewarganegaraan adalah pengembangan :
1. nilai-nilai cinta tanah air;
2. kesadaran berbangsa dan bernegara;
3. keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara;
4. nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia dan lingkungan hidup;
5. kerelaan berkorban untuk masyarakat, bangsa, dan negara, serta
6. kemampuan awal bela negara.
2. Pengembangan standar isi pendidikan kewarganegaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dijabarkan dalam rambu-rambu materi pendidikan kewarganegaraan.
3. Rambu-rambu materi pendidikan kewarganegaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi materi dan kegiatan bersifat fisik dan nonfisik.
4. Pengembangan rambu-rambu materi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Menteri sesuai lingkup penyelenggara pendidikan kewarganegaraa

Jika kita perhatikan istilah PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN maka ada 2 kata yaitu PENDIDIKAN dan KEWARGANEGARAAN. Pendidikan terdiri atas kata dasar DIDIK diimbuhi konfiks PE-AN. Penggunaan konfiks ini biasanya menghasilkan nomina yang menunjukkan proses berlangsungnya sesuatu dari kata dasarnya, dalam hal ini adalah DIDIK. Kewarganegaraan terdiri atas kata dasar WARGA NEGARA diimbuhi konfiks KE-AN. Konfiks ini berfungsi sebagai pembentuk kata benda abstrak, dalam hal ini yang terkait dengan KEDUDUKAN (POSISI) kita sebagai warga dalam negara Indonesia.

Referensi :
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080527070602AAQ5Pc2
http://r0s1.blogdetik.com/2011/02/19/1-pengertian-pendidikan-kewarganegaraan-dan-tujuan-pendidikan-kewarganegaraan/
http://blog.unila.ac.id/rasp/2011/02/14/pendidikan-kewarganegaraan/
# Read more: http://monozcore.blogspot.com/2011/08/blog-widget-burung-terbang-twitter.html#ixzz1guJH8VmZ